ALJAZAIR — Timnas Aljazair kembali mendapat kabar kurang menyenangkan di tengah persiapan menghadapi lanjutan Kualifikasi Piala Afrika 2027. Setelah Rayan Ait-Nouri lebih dahulu dipulangkan dari pemusatan latihan, kini giliran penyerang Amine Gouiri yang harus meninggalkan skuad akibat mengalami cedera.

Gouiri mengalami masalah pada bagian paha kiri ketika memperkuat Aljazair dalam pertandingan melawan Zambia pada laga perdana Grup 9 Kualifikasi Piala Afrika 2027. Dalam pertandingan yang berlangsung Jumat, Aljazair berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Zambia, tetapi kemenangan tersebut harus dibayar dengan kondisi fisik salah satu pemain penting mereka.

Federasi Sepak Bola Aljazair mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan Gouiri mengalami cedera otot pada paha kirinya. Kondisi tersebut membuat penyerang yang bermain untuk Marseille itu harus menjalani masa pemulihan dan tidak dapat melanjutkan agenda bersama tim nasional.

Menurut keterangan federasi, Gouiri akan meninggalkan pemusatan latihan pada Minggu pagi dan kembali ke klubnya. Hingga laporan terbaru diterbitkan, belum ada kepastian mengenai berapa lama sang pemain harus menepi dari aktivitas sepak bola.

Cedera tersebut terjadi ketika pertandingan melawan Zambia baru memasuki menit ke-20. Gouiri tidak mampu melanjutkan pertandingan dan kemudian digantikan oleh Amine Chiakha.

Kepergian Gouiri membuat persoalan Aljazair semakin bertambah. Pasalnya, pada hari yang sama Rayan Ait-Nouri juga telah lebih dahulu meninggalkan pemusatan latihan setelah keputusan pelatih Ibrahim Hamdani.

Gouiri Jadi Pemain Kedua yang Pulang

Federasi Sepak Bola Aljazair menyebut Gouiri sebagai pemain kedua yang meninggalkan pemusatan latihan setelah pertandingan melawan Zambia.

Situasi kedua pemain tersebut memiliki latar belakang berbeda. Gouiri harus meninggalkan skuad karena masalah cedera, sedangkan Ait-Nouri dipulangkan berdasarkan keputusan tim pelatih setelah terjadi ketegangan dalam pertandingan melawan Zambia.

Ait-Nouri, yang merupakan pemain Manchester City, sebelumnya berada di bangku cadangan dan sempat diminta melakukan pemanasan. Namun, situasi kemudian berkembang menjadi ketegangan dengan staf pelatih. Setelah Aljazair mencetak gol kedua, Ait-Nouri kembali diminta melakukan pemanasan, tetapi tidak menjalankan instruksi tersebut.

Menurut laporan Goal, kondisi tersebut membuat pelatih nasional Ibrahim Hamdani mengambil keputusan untuk mengeluarkan pemain berusia 25 tahun tersebut dari pemusatan latihan. Federasi kemudian mengonfirmasi bahwa Ait-Nouri diperbolehkan kembali ke klubnya, Manchester City.

Keputusan tersebut menambah perhatian terhadap perjalanan era baru Timnas Aljazair di bawah Hamdani. Sang pelatih baru saja memulai masa tugasnya dan pertandingan melawan Zambia menjadi salah satu laga awal yang penting dalam proses tersebut.

Konfederasi Sepak Bola Afrika sebelumnya juga mencatat bahwa Hamdani melakukan sejumlah perubahan dalam skuad pertamanya. Ia mempertahankan sejumlah pemain utama, termasuk Ait-Nouri, Amine Gouiri, Ramy Bensebaini, Nabil Bentaleb, Mohamed Amoura, dan Ibrahim Maza.

Kini, dua pemain yang masuk dalam skuad tersebut harus meninggalkan pemusatan latihan lebih cepat dari rencana.

Aljazair Menang 3-1 atas Zambia

Di tengah persoalan yang muncul di luar lapangan, Aljazair sebenarnya mengawali perjalanan mereka di Kualifikasi Piala Afrika 2027 dengan hasil positif.

Les Verts berhasil mengalahkan Zambia dengan skor 3-1. Aljazair bahkan membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan dua menit melalui Joan Hadjam.

Zambia kemudian mampu memberikan respons setelah jeda. Fashion Sakala mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-57 dan membuat pertandingan kembali terbuka.

Namun, Aljazair mampu menunjukkan respons cepat. Ibrahim Maza kembali membawa tuan rumah unggul pada menit ke-67 sebelum Anis Hadj Moussa mencetak gol ketiga tujuh menit kemudian.

Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan berakhir dan memberikan Aljazair modal penting untuk menjalani pertandingan berikutnya.

Hasil tersebut membuat Aljazair mengawali kampanye Kualifikasi Piala Afrika 2027 dengan tiga poin. Mereka tergabung di Grup 9 bersama Zambia, Burundi, dan Niger.

Pertandingan berikutnya akan menjadi tantangan berbeda karena Aljazair dijadwalkan bertandang menghadapi Burundi pada Selasa mendatang.

Persiapan Menghadapi Burundi Terganggu

Kemenangan atas Zambia seharusnya menjadi momentum positif bagi Aljazair untuk melanjutkan perjalanan di babak kualifikasi. Namun, situasi skuad mereka kini menghadapi sejumlah persoalan.

Absennya Gouiri menjadi perhatian tersendiri karena penyerang Marseille tersebut harus meninggalkan tim akibat cedera. Tim medis masih perlu melakukan pemantauan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat keparahan cedera dan kemungkinan waktu pemulihannya.

Belum adanya informasi mengenai durasi absennya membuat klub dan tim nasional masih harus menunggu perkembangan kondisi sang pemain.

Di sisi lain, Ait-Nouri juga tidak akan tersedia untuk pertandingan berikutnya setelah dipulangkan ke Manchester City. Berbeda dengan Gouiri, kepergian Ait-Nouri bukan disebabkan masalah fisik, melainkan keputusan pelatih setelah insiden dalam pertandingan melawan Zambia.

Kondisi tersebut membuat Hamdani harus mempersiapkan skuad dengan sejumlah perubahan menjelang pertandingan kontra Burundi.

Aljazair tentu berharap persoalan yang terjadi tidak mengganggu konsentrasi tim dalam mengejar target mereka di kualifikasi. Kemenangan atas Zambia menjadi modal awal, tetapi perjalanan menuju Piala Afrika 2027 masih panjang.

Pertandingan melawan Burundi juga akan menjadi kesempatan bagi Hamdani untuk melihat kedalaman skuad yang dimilikinya. Dengan Gouiri yang mengalami cedera dan Ait-Nouri yang telah meninggalkan pemusatan latihan, sejumlah pemain lain berpeluang mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Bagi Aljazair, fokus kini beralih kepada pertandingan berikutnya. Tim harus menjaga momentum kemenangan sekaligus memastikan kondisi pemain tetap terjaga di tengah berbagai persoalan yang muncul pada awal era Hamdani.

Dengan dua pemain meninggalkan pemusatan latihan dalam waktu singkat, perhatian kini tertuju pada bagaimana Hamdani menyusun kembali komposisi tim. Cedera Gouiri menjadi persoalan medis yang masih menunggu perkembangan, sementara kasus Ait-Nouri menjadi bagian dari keputusan internal tim pelatih.

Yang jelas, Aljazair berhasil mengamankan tiga poin pada laga pembuka. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan hasil positif tersebut ketika mereka menghadapi Burundi pada pertandingan kedua Grup 9 Kualifikasi Piala Afrika 2027.