Prediksi mengenai persaingan Liga Inggris 2026/2027 mulai bermunculan menjelang kompetisi resmi bergulir. Salah satu ramalan yang paling menarik perhatian datang dari legenda Manchester United, Paul Scholes.
Mantan gelandang Setan Merah tersebut justru tidak menjagokan klub yang pernah dibelanya untuk menjadi juara. Scholes menilai Arsenal masih menjadi tim yang paling kuat dan berpeluang besar mempertahankan gelar Premier League.
Sementara itu, Manchester United diprediksi hanya mampu finis di peringkat ketiga.
Prediksi tersebut cukup mengejutkan mengingat Manchester United sedang memasuki era baru bersama Michael Carrick. Setelah berbagai perubahan yang dilakukan klub, banyak pendukung berharap Setan Merah mampu kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar.
Namun, Scholes melihat masih ada sejumlah persoalan yang harus diselesaikan sebelum Manchester United benar-benar siap bersaing untuk posisi teratas.
Arsenal Kembali Jadi Favorit Scholes
Menurut Scholes, Arsenal memiliki modal yang sangat kuat untuk kembali menjadi juara.
The Gunners datang sebagai juara bertahan setelah memenangkan Premier League 2025/2026. Mereka juga tidak sekadar mempertahankan skuad yang sudah ada, tetapi melakukan sejumlah penambahan pemain untuk meningkatkan kedalaman tim.
Scholes menilai Arsenal sekarang memiliki kualitas yang terlalu kuat untuk dihentikan oleh para pesaingnya.
Bahkan, ketika ditanya mengenai kandidat juara musim 2026/2027, Scholes memberikan jawaban yang sangat tegas.
Menurutnya, Arsenal akan kembali mengangkat trofi Liga Inggris.
Pandangan tersebut muncul setelah ia melihat perkembangan skuad Mikel Arteta dalam beberapa waktu terakhir.
Arsenal dinilai semakin lengkap.
Bukan hanya memiliki pemain inti berkualitas, mereka juga mempunyai kedalaman skuad yang membuat Arteta memiliki banyak pilihan ketika menghadapi jadwal padat.
Hal tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam kompetisi sepanjang 38 pertandingan.
Tambahan Pemain Membuat Arsenal Semakin Kuat
Scholes secara khusus menyoroti beberapa pemain baru yang masuk ke skuad Arsenal.
Nama seperti Bruno Guimaraes dan Christos Tzolis disebut sebagai tambahan yang membuat kekuatan The Gunners semakin meningkat.
Kehadiran pemain baru tersebut memberikan lebih banyak opsi bagi Arteta.
Bruno Guimaraes dapat memberikan kekuatan tambahan di lini tengah, sementara Tzolis memberikan alternatif di sektor ofensif.
Dengan tambahan tersebut, Arsenal tidak harus bergantung kepada pemain tertentu sepanjang musim.
Jika ada pemain yang cedera atau mengalami penurunan performa, Arteta memiliki pilihan lain.
Inilah yang membuat Scholes melihat Arsenal sebagai tim yang sangat sulit dihentikan.
Selain itu, Arsenal juga sudah memiliki fondasi kuat yang dibangun selama beberapa musim terakhir.
Mereka tidak memulai dari nol.
Sistem permainan Arteta sudah berjalan.
Para pemain juga sudah memahami tuntutan taktik sang pelatih.
Kini, kedatangan pemain baru hanya memperkuat struktur yang sudah terbentuk.
Arsenal Sudah Membuktikan Kualitasnya
Salah satu alasan lain yang membuat prediksi Scholes masuk akal adalah performa Arsenal di awal musim.
Sebelum Premier League 2026/2027 dimulai, Arsenal sudah menghadapi Manchester City dalam ajang Community Shield.
Hasilnya sangat meyakinkan.
Arsenal berhasil menang dengan skor telak 3-0 atas Manchester City.
Kemenangan tersebut menjadi sinyal positif bagi The Gunners sebelum memasuki kompetisi sebenarnya.
Meski Community Shield bukan ukuran mutlak keberhasilan sepanjang musim, hasil tersebut tetap memberikan kepercayaan diri.
Arsenal menunjukkan bahwa mereka mampu mengatasi salah satu rival utama.
Dan yang lebih penting, kemenangan itu datang ketika mereka sedang mempersiapkan diri menghadapi musim baru.
Manchester United Diprediksi Finis Ketiga
Sementara Arsenal berada di posisi teratas dalam prediksi Scholes, Manchester United justru ditempatkan di posisi ketiga.
Ini bukan berarti Scholes menganggap Setan Merah akan mengalami musim buruk.
Sebaliknya, finis ketiga tetap menunjukkan perkembangan signifikan.
Namun, menurut Scholes, Manchester United belum cukup kuat untuk menjadi juara.
Masih terdapat beberapa pekerjaan rumah besar.
Salah satu masalah yang paling disoroti adalah sektor pertahanan.
Selain itu, lini tengah juga dianggap membutuhkan penguatan.
Scholes menilai Manchester United masih memiliki persoalan dalam hal kekuatan fisik dan daya jelajah di area sentral.
Jika masalah tersebut tidak segera diperbaiki, Setan Merah bisa kesulitan ketika menghadapi tim-tim terbaik di Premier League.
Lini Tengah Jadi Perhatian
Bagi Scholes, lini tengah merupakan salah satu area yang harus mendapatkan perhatian serius.
Sepak bola Premier League menuntut gelandang yang mampu bekerja keras sepanjang pertandingan.
Mereka harus mampu membantu serangan.
Namun, pada saat yang sama mereka juga harus cepat turun ketika kehilangan bola.
Kemampuan melakukan transisi menjadi sangat penting.
Jika lini tengah kehilangan duel atau terlambat menutup ruang, pertahanan akan langsung berada dalam tekanan.
Menurut Scholes, Manchester United masih membutuhkan peningkatan dalam aspek tersebut.
Setan Merah harus memiliki pemain yang mampu memberikan energi, kekuatan fisik, dan kemampuan menjangkau area luas.
Tanpa itu, sistem permainan akan mudah terganggu.
Pertahanan Manchester United Juga Dipertanyakan
Selain lini tengah, Scholes juga menyoroti kualitas pertahanan.
Ia menilai Manchester United masih membutuhkan peningkatan terutama di posisi bek tengah.
Menurutnya, kualitas di sektor tersebut belum cukup untuk membawa klub bersaing dalam perebutan gelar.
Ini menjadi pekerjaan besar bagi Michael Carrick.
Seorang tim juara harus memiliki pertahanan yang konsisten.
Bukan hanya ketika menghadapi tim papan bawah, tetapi juga ketika menghadapi rival langsung.
Jika Manchester United mampu memperbaiki kelemahan tersebut, peluang mereka untuk mendekati Arsenal dan Manchester City akan semakin besar.
Namun jika masalah lama kembali muncul, prediksi posisi ketiga Scholes mungkin menjadi kenyataan.
Michael Carrick Memasuki Ujian Besar
Musim 2026/2027 merupakan periode penting bagi Michael Carrick.
Ia akan menjalani musim penuh sebagai pelatih Manchester United.
Ekspektasi terhadap dirinya tentu sangat tinggi.
Manchester United bukan klub yang puas hanya dengan berada di papan atas.
Target mereka adalah trofi.
Karena itu, Carrick harus membuktikan bahwa dirinya mampu membawa klub melewati fase pembangunan kembali.
Musim sebelumnya memberikan dasar yang cukup positif.
Manchester United berhasil finis di posisi ketiga dan kembali mendapatkan tiket Liga Champions.
Namun, tantangan berikutnya jauh lebih besar.
Carrick harus meningkatkan performa tim sekaligus menjaga konsistensi sepanjang musim.
Persaingan Juara Tidak Akan Mudah
Manchester United bukan satu-satunya klub yang mengejar Arsenal.
Manchester City juga masih menjadi ancaman serius.
Dalam prediksi Scholes, City akan finis di posisi kedua.
Artinya, ia melihat persaingan teratas akan kembali melibatkan tiga klub tersebut.
Manchester City memang sedang memasuki era baru.
Josep Guardiola telah meninggalkan klub setelah menjalani periode panjang yang penuh kesuksesan.
Kini, Enzo Maresca dipercaya menangani The Citizens.
Pergantian pelatih tentu membawa perubahan.
Namun Scholes tetap melihat City sebagai tim yang sangat kuat.
Ia yakin Maresca mampu membuat Manchester City tetap bersaing dalam perebutan gelar.
Era Baru Manchester City
Kepergian Guardiola membuat peta persaingan semakin menarik.
Selama bertahun-tahun, Manchester City menjadi salah satu kekuatan terbesar di Inggris.
Kini, klub tersebut harus membangun kembali sistem di bawah pelatih baru.
Maresca mendapatkan tugas berat.
Ia harus mempertahankan standar tinggi yang sebelumnya dibangun Guardiola.
Selain perubahan pelatih, City juga kehilangan beberapa pemain penting.
Rodri, misalnya, telah meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Barcelona.
Kondisi tersebut membuat lini tengah City mengalami perubahan besar.
Namun, Scholes tetap percaya mereka mampu finis di posisi kedua.
Arsenal Punya Keunggulan Kedalaman Skuad
Salah satu perbedaan Arsenal dengan sejumlah rivalnya adalah kedalaman skuad.
Dalam satu musim, sebuah klub harus menghadapi banyak kompetisi.
Premier League saja membutuhkan konsistensi selama 38 pertandingan.
Belum lagi Liga Champions, Piala FA, dan kompetisi domestik lainnya.
Cedera pemain tidak dapat dihindari.
Suspensi juga bisa terjadi.
Karena itu, klub yang memiliki pemain pelapis berkualitas biasanya memiliki peluang lebih besar untuk bertahan di papan atas.
Arsenal memiliki keuntungan tersebut.
Arteta dapat melakukan rotasi tanpa harus mengubah kualitas tim secara drastis.
Arteta Semakin Berpengalaman
Mikel Arteta juga semakin matang sebagai pelatih.
Ia telah membangun Arsenal selama beberapa tahun.
Setiap musim, timnya terlihat semakin berkembang.
Pengalaman menghadapi tekanan perebutan gelar juga menjadi modal penting.
Kini Arsenal tidak lagi hanya mengejar trofi.
Mereka sudah tahu bagaimana rasanya menjadi juara.
Mentalitas tersebut dapat menjadi keuntungan.
Para pemain juga memahami bagaimana menghadapi tekanan ketika berada di puncak klasemen.
Manchester United Harus Menjawab Keraguan
Prediksi Scholes seharusnya menjadi motivasi bagi Manchester United.
Mereka memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa mantan pemain mereka salah.
Jika mampu memperbaiki lini tengah dan pertahanan, Setan Merah bisa saja menjadi penantang gelar yang lebih serius.
Apalagi Manchester United memiliki beberapa pemain berkualitas di lini depan.
Kehadiran Bruno Fernandes juga sangat penting.
Sang kapten merupakan salah satu pemain paling kreatif dalam skuad.
Ia dapat menjadi sumber gol dan assist.
Pengalaman Bruno juga sangat berharga untuk pemain-pemain muda.
Bruno Fernandes Jadi Pemimpin
Manchester United baru saja menunjukkan sikap tegas untuk mempertahankan Bruno Fernandes.
Galatasaray sempat tertarik dan dikabarkan mengajukan tawaran besar.
Namun, Manchester United menutup pintu keluar bagi sang kapten.
Keputusan tersebut menunjukkan betapa pentingnya Bruno dalam proyek Carrick.
Ia akan menjadi salah satu pemain yang diharapkan memimpin Manchester United dalam menghadapi musim baru.
Jika Bruno tampil konsisten, peluang United untuk bersaing di papan atas akan semakin besar.
Masalah Mental Juga Penting
Selain aspek teknis, Manchester United harus memperbaiki mentalitas.
Tim yang ingin menjadi juara harus mampu meraih kemenangan ketika bermain buruk.
Mereka harus bisa bangkit setelah kekalahan.
Dan yang paling penting, mereka harus konsisten.
Musim lalu mungkin memberikan kepercayaan diri.
Namun, kompetisi baru berarti semuanya dimulai kembali.
Arsenal datang sebagai juara bertahan.
Manchester City tetap berbahaya.
Liverpool juga tidak bisa diabaikan.
Chelsea pun memiliki pelatih baru dan ambisi besar.
Manchester United harus siap menghadapi semuanya.
Prediksi Scholes Bukan Jaminan
Meski Scholes merupakan legenda Manchester United dan memiliki pengalaman besar di Premier League, prediksinya tetap hanya prediksi.
Sepak bola sering kali memberikan kejutan.
Cedera pemain, perubahan taktik, performa individu, dan berbagai faktor lain bisa mengubah peta persaingan.
Arsenal memang terlihat kuat.
Manchester City tetap memiliki kualitas.
Manchester United juga memiliki potensi.
Namun, tidak ada yang bisa memastikan siapa yang akan menjadi juara sebelum seluruh pertandingan selesai.
Prediksi Scholes hanya memberikan gambaran mengenai bagaimana ia melihat kekuatan masing-masing tim menjelang musim baru.
Arsenal Memulai Musim dengan Tantangan
Arsenal akan membuka perjalanan mereka sebagai juara bertahan dengan menghadapi Coventry City.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Emirates Stadium pada pekan pertama Premier League 2026/2027.
Secara kualitas, Arsenal jelas menjadi favorit.
Namun, status juara bertahan juga membawa tekanan.
Setiap lawan akan memiliki motivasi ekstra ketika menghadapi mereka.
Arteta harus memastikan para pemain tidak terlena dengan keberhasilan musim sebelumnya.
Mereka harus mempertahankan fokus sejak pertandingan pertama.
Manchester United Menghadapi Klub Promosi
Manchester United juga mendapatkan lawan promosi pada pekan pertama.
Setan Merah dijadwalkan menghadapi Hull City.
Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Carrick untuk memperlihatkan wajah baru Manchester United.
Tiga poin akan sangat penting.
Apalagi jika Arsenal dan Manchester City juga memenangkan pertandingan masing-masing.
Perburuan gelar terkadang ditentukan oleh konsistensi menghadapi tim-tim yang secara kualitas berada di bawah.
Manchester United tidak boleh kehilangan poin dalam pertandingan seperti ini.
Arsenal Tidak Boleh Meremehkan Rival
Walaupun Scholes sangat yakin Arsenal akan juara lagi, The Gunners tetap harus waspada.
Manchester City memiliki pengalaman.
Manchester United sedang berkembang.
Liverpool masih memiliki kualitas.
Chelsea juga memiliki ambisi besar.
Persaingan Premier League tidak pernah sederhana.
Satu rangkaian hasil buruk bisa mengubah klasemen secara drastis.
Karena itu, Arsenal harus menjaga konsistensi.
Manchester City Bisa Menjadi Ancaman
Jika prediksi Scholes benar, Manchester City akan menjadi pesaing terdekat Arsenal.
Maresca memang harus menghadapi tantangan besar.
Namun, City memiliki sumber daya dan kualitas pemain yang sangat tinggi.
Mereka juga terbiasa berada di papan atas.
Pengalaman tersebut tidak bisa diremehkan.
Jika Maresca mampu beradaptasi dengan cepat, Manchester City berpotensi memberikan tekanan besar kepada Arsenal.
Manchester United Bisa Mengejutkan
Di sisi lain, posisi ketiga bukan batas maksimal Manchester United.
Mereka tetap memiliki peluang untuk melampaui prediksi Scholes.
Jika lini tengah menjadi lebih kuat dan pertahanan tampil konsisten, United bisa saja masuk dalam persaingan juara.
Apalagi jika pemain-pemain baru mampu beradaptasi dengan cepat.
Carrick juga memiliki kesempatan untuk membangun sistem sesuai dengan karakter pemain yang dimilikinya.
Dengan dukungan penuh manajemen dan suporter, Manchester United dapat berkembang lebih jauh.
Enam Besar Akan Sangat Kompetitif
Persaingan papan atas musim ini diperkirakan sangat ketat.
Arsenal, Manchester City, Manchester United, Liverpool, Chelsea, dan klub-klub besar lainnya memiliki kekuatan masing-masing.
Tidak ada jaminan bahwa urutan akhir klasemen akan sama seperti prediksi.
Bahkan perbedaan beberapa poin bisa menentukan posisi di akhir musim.
Karena itu, konsistensi menjadi kunci.
Arsenal Memiliki Modal Besar
Jika mengacu pada pandangan Scholes, Arsenal memiliki kombinasi yang sangat ideal.
Mereka punya pelatih berpengalaman.
Skuad yang dalam.
Pemain berkualitas.
Dan kepercayaan diri setelah menjadi juara.
Tambahan Bruno Guimaraes dan Christos Tzolis juga memperkuat opsi Arteta.
Belum lagi pemain-pemain yang sudah lebih dulu menjadi bagian penting tim.
Itulah alasan Scholes melihat Arsenal sebagai tim yang "terlalu kuat" untuk dihentikan.
Manchester United Harus Berbenah
Sementara itu, United tidak boleh menganggap posisi ketiga sebagai hasil yang sudah pasti.
Mereka harus memperbaiki kekurangan yang disebut Scholes.
Pertahanan harus lebih solid.
Lini tengah harus memiliki fisik dan daya jelajah yang lebih baik.
Transisi bertahan juga harus diperkuat.
Jika hal tersebut berhasil dilakukan, Manchester United dapat menjadi tim yang jauh lebih sulit dikalahkan.
Kesimpulan
Paul Scholes memberikan prediksi menarik menjelang bergulirnya Liga Inggris 2026/2027.
Legenda Manchester United tersebut menjagokan Arsenal untuk kembali menjadi juara, sementara Manchester City diprediksi finis di posisi kedua dan Manchester United di peringkat ketiga.
Scholes melihat Arsenal memiliki skuad yang sangat kuat dan kedalaman yang mumpuni. Tambahan pemain seperti Bruno Guimaraes dan Christos Tzolis membuat kekuatan The Gunners semakin lengkap. Ia bahkan menilai Arsenal terlalu kuat untuk dihentikan.
Di sisi lain, Scholes masih melihat beberapa kelemahan di Manchester United.
Lini tengah dinilai membutuhkan penguatan, terutama dalam hal fisik dan daya jelajah. Pertahanan juga menjadi perhatian, khususnya posisi bek tengah yang dianggap belum cukup kuat untuk membawa United menjadi penantang utama gelar.
Meski begitu, prediksi tersebut bukan berarti Manchester United tidak memiliki peluang.
Michael Carrick memasuki musim penuh pertamanya sebagai pelatih dan memiliki kesempatan membuktikan bahwa United mampu berkembang lebih jauh. Kehadiran Bruno Fernandes sebagai pemimpin juga dapat menjadi faktor penting.
Sementara itu, Manchester City harus menghadapi era baru setelah kepergian Josep Guardiola. Enzo Maresca mendapatkan tugas mempertahankan City sebagai kekuatan utama Inggris.
Dengan musim baru yang akan dimulai pada 22 Agustus 2026, semua prediksi akhirnya akan diuji di lapangan.
Apakah Arsenal benar-benar terlalu kuat untuk dihentikan? Apakah Manchester United hanya akan finis ketiga seperti prediksi Scholes, atau justru mampu mengejutkan dan merebut gelar? Jawabannya akan ditentukan dalam perjalanan panjang 38 pertandingan Premier League 2026/2027.
