Barcelona masih belum berhenti mencari tambahan kekuatan di lini depan. Meski baru saja mengawali musim dengan kemenangan telak 5-0 atas Elche, Blaugrana tetap merasa membutuhkan seorang striker murni. Salah satu nama yang kembali masuk dalam radar mereka adalah penyerang Borussia Dortmund, Serhou Guirassy.
Kebutuhan Barcelona terhadap seorang penyerang tengah memang semakin terasa setelah klub kehilangan Robert Lewandowski dan Ferran Torres. Situasi tersebut membuat Hansi Flick harus mencari solusi baru untuk mengisi posisi nomor 9.
Barcelona sebelumnya sempat mengincar Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Karena itu, manajemen klub mulai mempertimbangkan sejumlah alternatif lain.
Salah satu nama yang muncul adalah Guirassy.
Penyerang asal Guinea tersebut bukan nama asing bagi sepak bola Spanyol maupun Eropa. Dalam beberapa musim terakhir, Guirassy berkembang menjadi salah satu striker yang cukup diperhitungkan di Bundesliga.
Bersama Borussia Dortmund, ia menunjukkan ketajaman yang membuat sejumlah klub besar mulai memperhatikan situasinya.
Menurut laporan Bild yang dikutip GOAL, direktur olahraga Barcelona Deco bahkan telah menanyakan kemungkinan transfer Guirassy. Namun, pembicaraan tersebut langsung menghadapi satu masalah besar yang membuat peluang transfer menjadi sulit diwujudkan.
Masalah tersebut adalah gaji.
Guirassy dikabarkan menerima bayaran sekitar 10 juta euro per tahun di Dortmund. Angka tersebut dinilai terlalu tinggi untuk struktur gaji Barcelona saat ini. Kondisi finansial klub membuat manajemen harus sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait perekrutan pemain baru.
Padahal, dari sisi biaya transfer, Guirassy sebenarnya bukan target yang mustahil bagi Barcelona.
Penyerang berusia 30 tahun itu disebut memiliki klausul pelepasan sekitar 50 juta euro dalam kontraknya. Nilai tersebut memang cukup besar, tetapi masih berada dalam jangkauan klub-klub elite Eropa.
Barcelona pun sebenarnya termasuk salah satu klub yang secara finansial mampu mempertimbangkan pembayaran tersebut jika mereka benar-benar menjadikan Guirassy sebagai target utama.
Akan tetapi, persoalan gaji membuat situasinya menjadi jauh lebih rumit.
Barcelona tidak hanya harus memikirkan biaya untuk mendatangkan pemain, tetapi juga harus memastikan struktur pengeluaran mereka tetap terkendali. Gaji tahunan sekitar 10 juta euro menjadi beban yang cukup besar, terutama untuk pemain yang sudah memasuki usia 30 tahun.
Karena itu, meskipun Guirassy memiliki kualitas yang sesuai dengan kebutuhan Flick, transfer tersebut belum tentu bisa terlaksana.
Situasi ini tentu menjadi tantangan bagi Deco.
Direktur olahraga Barcelona masih memiliki waktu untuk mencari solusi, tetapi bursa transfer musim panas sudah mendekati penutupan. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa masih tersisa delapan hari sebelum periode transfer berakhir.
Artinya, Barcelona harus bergerak cepat jika ingin mendatangkan striker baru.
Flick sendiri sudah memberikan sinyal bahwa dirinya masih membutuhkan pemain dengan karakter nomor 9. Kemenangan 5-0 atas Elche memang membuktikan Barcelona tetap bisa mencetak banyak gol tanpa striker murni, tetapi sang pelatih tampaknya tidak ingin mengandalkan solusi tersebut sepanjang musim.
Raphinha berhasil tampil sebagai penyerang tengah dan mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut. Fermin Lopez juga menyumbangkan dua gol, sedangkan Karim Adeyemi ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Namun, bagi Flick, situasi tersebut tidak berarti kebutuhan terhadap striker telah hilang.
Musim masih sangat panjang. Barcelona akan menghadapi jadwal padat di LaLiga, Liga Champions, dan kompetisi lainnya. Mereka membutuhkan kedalaman skuad agar tidak terlalu bergantung pada satu pemain atau satu pola permainan.
Kehadiran striker murni juga akan memberikan variasi dalam menyerang.
Guirassy memiliki karakter yang cukup berbeda dibandingkan Raphinha. Ia merupakan penyerang tengah yang memiliki kemampuan bermain di dalam kotak penalti, memanfaatkan peluang, dan menjadi target utama ketika tim membutuhkan penyelesaian akhir.
Karakter seperti itu bisa memberikan dimensi baru bagi permainan Barcelona.
Apalagi, Barcelona akan menghadapi banyak tim yang memilih bertahan dengan blok rendah. Dalam situasi seperti itu, striker dengan naluri mencetak gol yang tinggi bisa menjadi pembeda.
Guirassy sudah membuktikan kemampuannya di Bundesliga.
Ia bergabung dengan Borussia Dortmund pada 2024 setelah sebelumnya memperkuat Stuttgart. Kepindahan tersebut menjadi langkah besar dalam kariernya dan ia mampu membayar kepercayaan Dortmund dengan performa produktif.
Pada musim lalu, Guirassy mencatatkan 22 gol dan enam assist dalam 46 pertandingan untuk Dortmund. Catatan tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran sang penyerang di lini depan Die Schwarzgelben.
Performa tersebut juga menjadi alasan mengapa Barcelona tertarik.
Guirassy bukan sekadar striker yang mampu mencetak gol. Ia juga memiliki pengalaman bermain di level tertinggi dan sudah terbiasa menghadapi tekanan kompetisi besar.
Pada akhir pekan lalu, ia bahkan tampil sebagai starter ketika Dortmund menghadapi Bayern Munich dalam final Piala Super Jerman. Sayangnya bagi Guirassy, Dortmund harus mengakui keunggulan Bayern dengan skor 2-1.
Meski pertandingan tersebut berakhir mengecewakan bagi Dortmund, status Guirassy sebagai salah satu pemain penting klub tetap tidak berubah.
Kontraknya bersama Dortmund masih berlaku hingga 2028. Dengan demikian, Barcelona tidak berada dalam posisi mudah untuk membujuk klub Jerman tersebut melepasnya.
Klausul pelepasan senilai sekitar 50 juta euro memang memberikan jalan keluar. Namun, Barcelona tetap harus memenuhi tuntutan pribadi sang pemain.
Dan di sinilah persoalan terbesar muncul.
Gaji.
Jika Guirassy benar-benar meminta sekitar 10 juta euro per tahun, Barcelona harus melakukan perhitungan ulang secara menyeluruh. Klub tidak bisa sekadar membayar biaya transfer lalu menyelesaikan masalah.
Mereka harus memikirkan kontrak beberapa tahun, bonus, struktur gaji, serta dampaknya terhadap pemain lain dalam skuad.
Jika seorang pemain baru mendapatkan gaji sangat tinggi, hal tersebut juga dapat memengaruhi keseimbangan ruang ganti.
Karena itu, Barcelona kemungkinan akan mencari jalan tengah.
Salah satu kemungkinan adalah melakukan negosiasi mengenai gaji atau struktur bonus. Barcelona bisa saja mencoba menawarkan gaji dasar yang lebih rendah dengan bonus berdasarkan penampilan dan pencapaian.
Namun, semua kembali kepada kesediaan Guirassy.
Sang pemain tentu memiliki posisi tawar yang cukup kuat karena masih terikat kontrak dengan Dortmund dan memiliki performa yang bagus.
Jika ada klub lain yang bersedia memenuhi tuntutan finansialnya, Barcelona akan semakin sulit memenangkan persaingan.
Kondisi tersebut membuat peluang transfer Guirassy ke Camp Nou masih belum pasti.
Di sisi lain, Dortmund juga tentu tidak ingin kehilangan striker utamanya menjelang musim baru berjalan lebih jauh.
Kehilangan Guirassy akan menjadi masalah besar bagi pelatih Niko Kovac. Dortmund memiliki sejumlah pemain ofensif, tetapi Guirassy merupakan salah satu opsi paling jelas untuk posisi penyerang tengah.
Karena itu, Barcelona harus benar-benar mempertimbangkan apakah mereka ingin memaksakan transfer tersebut.
Satu hal yang jelas, kebutuhan Barcelona terhadap striker memang nyata.
Kepergian Lewandowski dan Ferran Torres membuat opsi di lini depan semakin terbatas. Raphinha bisa dimainkan sebagai penyerang tengah, tetapi posisi tersebut bukanlah peran alaminya.
Sementara itu, Flick tentu membutuhkan alternatif untuk menghadapi berbagai jenis pertandingan.
Jika lawan bermain terbuka, Raphinha bisa menjadi pilihan yang sangat berbahaya karena kecepatannya.
Namun, ketika menghadapi tim yang bertahan sangat dalam, seorang striker seperti Guirassy bisa memberikan opsi berbeda.
Ia bisa menjadi target umpan silang, menahan bola, memenangkan duel fisik, dan mencari ruang di antara bek tengah.
Dengan demikian, transfer Guirassy bukan hanya tentang menambah jumlah gol. Kedatangannya juga dapat memperkaya pilihan taktik Flick.
Barcelona saat ini memiliki banyak pemain kreatif. Mereka mempunyai pemain yang mampu mengirimkan umpan, melakukan penetrasi, serta menciptakan peluang.
Yang mereka butuhkan adalah pemain yang bisa secara konsisten mengakhiri peluang tersebut.
Guirassy bisa menjadi salah satu solusi.
Namun, masalah gaji membuat transfer tersebut sulit.
Barcelona harus memilih antara membayar mahal untuk mendapatkan striker berpengalaman atau mencari alternatif yang lebih murah tetapi memiliki potensi berbeda.
Waktu semakin sedikit.
Dengan hanya delapan hari tersisa sebelum bursa transfer ditutup, Deco tidak bisa terlalu lama melakukan negosiasi.
Jika kesepakatan dengan Guirassy tidak memungkinkan, Barcelona harus segera mengalihkan perhatian ke target lain.
Flick sendiri kemungkinan akan tetap mendorong klub untuk mencari striker murni.
Kemenangan 5-0 atas Elche memang membuat suasana di Barcelona sangat positif. Akan tetapi, pelatih asal Jerman itu memahami bahwa satu pertandingan tidak bisa menjadi patokan untuk satu musim penuh.
Barcelona harus siap menghadapi periode ketika pertandingan menjadi lebih sulit.
Saat itu, mereka mungkin membutuhkan pemain seperti Guirassy.
Penyerang Dortmund tersebut juga memiliki pengalaman yang cukup untuk langsung beradaptasi dengan tuntutan klub besar. Ia sudah bermain di kompetisi papan atas dan memiliki pengalaman menghadapi tekanan di pertandingan penting.
Usianya memang sudah 30 tahun, tetapi hal tersebut juga berarti ia membawa pengalaman dan kematangan.
Barcelona mungkin tidak sedang mencari proyek jangka panjang untuk posisi tersebut. Mereka membutuhkan pemain yang bisa langsung memberikan dampak.
Guirassy memenuhi kriteria tersebut dari sisi kualitas.
Masalahnya hanya satu: biaya.
Jika Barcelona bisa menemukan formula yang tepat untuk mengatasi tuntutan gajinya, transfer tersebut masih mungkin terjadi.
Namun jika angka 10 juta euro per tahun tidak bisa dinegosiasikan, Barcelona mungkin harus melupakan Guirassy.
Di sisi lain, Dortmund berada dalam posisi yang relatif nyaman. Mereka tidak berada dalam tekanan untuk menjual sang striker karena kontraknya masih panjang.
Klausul pelepasan memang memberikan kesempatan kepada Guirassy untuk pergi, tetapi klub peminat tetap harus memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku.
Barcelona pun harus mengambil keputusan dengan cepat.
Apakah mereka akan mencoba kembali mendekati Guirassy atau mencari alternatif lain?
Pertanyaan tersebut akan menjadi salah satu fokus utama aktivitas transfer Barcelona dalam beberapa hari terakhir bursa musim panas.
Yang jelas, kebutuhan terhadap striker murni masih ada.
Hansi Flick sudah memiliki beberapa solusi internal dan kemenangan besar atas Elche membuktikannya. Namun, jika Barcelona ingin memiliki skuad yang lebih lengkap dan mampu bersaing di semua kompetisi, tambahan seorang nomor 9 bisa menjadi langkah penting.
Serhou Guirassy merupakan salah satu kandidat yang paling menarik.
Ia punya pengalaman, produktivitas, dan kemampuan untuk menjadi ujung tombak.
Namun, gaji sekitar 10 juta euro per tahun membuat langkah Barcelona tersendat.
Inilah satu rintangan yang harus diselesaikan Deco jika ingin membawa penyerang Dortmund tersebut ke Camp Nou.
Bursa transfer tinggal menyisakan sedikit waktu.
Barcelona membutuhkan striker.
Guirassy membutuhkan kesepakatan yang masuk akal.
Dortmund harus menentukan apakah mereka siap kehilangan salah satu penyerang terpentingnya.
Dan di tengah semua itu, masalah terbesar Barcelona ternyata bukan harga transfer sang pemain, melainkan gajinya.
Jika kendala tersebut berhasil diatasi, Guirassy bisa menjadi tambahan istimewa bagi lini depan Barcelona.
Namun jika tidak, Blaugrana harus segera menemukan target lain sebelum kesempatan mereka mendapatkan striker murni pada musim panas ini benar-benar tertutup.
